Kebanyakan sangat sulit bagi seorang perokok untuk berhenti merokok walaupun dia tahu resiko yang akan diderita pecandu rokok , katakanlah dia mengetahui persis segala racun yang ada pada sebuah batang rokok. Namun survei membuktikan sebagian mereka tidak peduli. Yang mau peduli pun hanya mengurangi kebiasaan merokok tapi tidak berhenti.
Mereka memakai berbagai cara untuk “menutupi kebenaran dengan kebenaran mereka sendiri” . Salah satunya dengan memakai filter atau alat penyaring rokok.
Tetapi mereka tidak sadar!
Kalau seorang perokok, katakanlah dia dulu merokok sebatang rokok kretek sehari dengan kandungan racun pada sebatang rokok tersebut berjumlah misalkan 100 miligram. Kemudian karena dia sedikit peduli terhadap kesehatan karena mungkin dia sering ke tempat-tempat kesehatan dan melihat tulisan-tulisan yang tertulis maka dia berganti dari rokok kretek ke rokok filter atau dari rokok filter ditambah filter lagi sehingga kandungan racun yang tersaring 50 miligram.
Nah sekarang perhatikan! jika tubuhnya terbiasa dengan 100 miligram sehari maka ‘tubuhnya’ tetap mencandu 100 miligram sehingga dia butuh 2 batang rokok dengan memakai filter karena tubuhnya sudah kecanduan dan kalau tidak maka tubuhnya berontak seperti kalau kita lihat orang kecanduan sedang tidak normal kalau kecanduannya tidak dipenuhi.
Itu artinya dia butuh lebih banyak rokok.
Sungguh suatu siasat setan yang tidak disadari orang-orang Kristen jaman ini.
Sistem-sistem gereja menciptakan filter-filter agar jemaat Tuhan melepaskan diri dari kehidupan dunia dan menjaga tubuh dari setiap pencemaran tapi masih mengijinkan kenikmatan dunia merasuki tubuh jemaat. Dengan mengatakan “Tuhan maha baik, tidak apa-apa melakukan ini dan itu”, “Tuhan memberkati kita dengan melimpah dengan kekayaan sehingga mereka hanya mengukur berkat Tuhan dari materi”, “Pergi ke gereja tapi juga pergi ke kafe malam”, dsb. Dan itu yang disukai oleh orang-orang Kristen jaman ini, mereka beribadah dan berusaha hidup kudus namun tidak mengikuti semua yang tertulis di dalam alkitab.
KOLOSE 2:22-23
22 semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia.
23 Peraturan-peraturan ini, walaupun nampaknya penuh hikmat dengan ibadah buatan sendiri, seperti merendahkan diri, menyiksa diri, tidak ada gunanya selain untuk memuaskan hidup duniawi.
Jika mereka memakai filter yang benar , yang dapat menyaring 100% kandungan dalam rokok maka saudara dapat bayangkan, seorang perokok hanya akan mengisap udara kosong karena sudah disaring 100% memakai filter yang benar. Maka untuk apa dia merokok.
Firman Tuhan dari Kejadian sampai Wahyu adalah filter yang benar. Tapi terkadang oleh hamba-hamba Tuhan atau pengajar-pengajar alkitab, Firman Tuhan sudah ditafsirkan sendiri menurut ide-ide mereka agar mereka tidak kehilangan jemaat. Jadi mereka menciptakan pengajaran mereka sendiri yang berkompromi dengan dunia. Sehingga jemaat kecanduan kenikmatan dunia karena Tuhan selalu mengampuni dosa mereka. Tidak apa-apa senin sampai sabtu memuaskan hawa nafsu dunia tapi minggu harus ke gereja minta pengampunan. Sungguh suatu penyesatan yang hebat. Penyesatan bukan 99% salah tapi 1% salah adalah penyesatan yang luar biasa. INGAT! Setan hanya menambah satu kata dari Firman Tuhan yang disampaikan kepada Hawa sehingga Hawa terperdaya dan jatuh dalam dosa.
MATIUS 15:9
Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”
Tuhan inginkan kita memakai filterNYA. Jika setan menawarkan candu dunia, Tuhan memberikan kita filterNYA agar kita dapat menyaring semua candu dunia yang akan merasuki tubuh. Jika kita memakai filter denominasi atau ajaran-ajaran manusia yang tidak sesuai apa yang tertulis 100%, maka candu itu masih bisa menyusup ke dalam tubuh dan lama kelamaan tanpa kita sadari tubuh sudah rusak.
Mari umat Tuhan pakailah filter yang Tuhan berikan, filter yang 100% dapat menyaring semua candu dunia sehingga kita kedapatan tak bercacat cela di hadapanNYA. Tuhan memberkati.
